Pebble Smartwatch

pebble-smartwatch

Tren gadget ke depan mulai merambah fashion seperti jam tangan dan kacamata. Ini dimulai sejak Apple mengeluarkan iPod Nano generasi keenam yang bisa dipasang strap sehingga menjadi jam tangan. Sayangnya strap ini tidak termasuk dalam paket penjualan sehingga sulit untuk mengkategorikan iPod Nano generasi keenam sebagai gadget jam tangan.

Justru yang muncul adalah jam tangan berbasis GPS seperti Timex Datalink, Garmin Forerunner, selain tentunya Nike+ GPSwatch atau Nike Fuelband. Ini dikhususkan lebih kepada pengguna yang senang berolahraga.

Yang ramai di kalangan pengguna gadgets justru Cookoo watch yang berfungsi sebagai jam tangan sekaligus notifikasi pesan masuk, camera shutter dan pengingat jika ponsel tertinggal.

Sony juga tidak mau kalah dengan mengeluarkan Sony SmartWatch berbasis Android. Generasi keduanya diluncurkan September 2013 lalu, bersaing dengan Motorola Motoactv dan Samsung Galaxy Gear. Sayangnya Samsung Galaxy Gear ini hanya tambahan bagi pengguna Samsung Galaxy Note3. Kemudian bisa juga mendukung Galaxy S4.

Dari sekian banyak produk smartwatch, hanya sedikit yang benar-benar merupakan pasangan ideal bagi pengguna iDevices. Sony SmartWatch, Motoactv dan Galaxy Gear masih dikhususkan untuk lingkungan android. Pilihan untuk pengguna iOS? Apple rencananya akan mengeluarkan iWatch pada 2014 namun sampai saat ini belum ada kejelasan kapan diluncurkan. Sebenarnya ada satu smartwatch yang saat ini sedang preorder. Yaitu Kreyos. Tapi karena belum ada di Indonesia, maka Pebble merupakan pilihan yang cocok bagi pengguna iPhone.

Pebble Smartwatch

Apa hebatnya Pebble?

Jangan mengharapkan Pebble akan sekeren Samsung Galaxy Gear atau Sony Smartwatch, Pebble termasuk jam tangan cukup ekonomis dengan harganya yang $150. Fungsinya tidak lebih dari jam tangan tahan air hingga 5ATM dengan display e-paper sehingga dapat terbaca jelas walau dibawah cahaya matahari.

Secara fisik, Pebble kurang berkelas. bahannya plastik. Tapi layar depannya diklaim menggunakan scratch and shatter resistant lens with anti-glare optical coating. Strap nya juga bisa diganti dengan tali jam tangan lain berlebar 22mm.

Kelebihan lain Pebble adalah kesederhanaannya sehingga modul bluetooth nya mampu di pair dengan Android maupun iPhone. Batere diklaim bertahan 5-7 hari karena tidak menggunakan layar berwarna. Lebih okenya, dia memang benar-benar jam tangan. Artinya sepanjang waktu menampilkan layar dengan tampilan jam. Backlight nya bisa diaktifkan dengan shake atau menggoyangkan pergelangan tangan.

Di sisi lain, Pebble memiliki tampilan layar jam yang unik dan dapat diganti. Notifikasi yang masuk di iPhone/Android mampu dipush oleh aplikasi Pebble di smartphone untuk dibaca walau tidak seluruhnya. Pebble memberi alarm getar (vibrating alert) saat ada notifikasi sms, email ataupun panggilan telepon yang masuk.

Sayangnya, Pebble tidak memiliki fitur stopwatch. Kabel data nya pun spesial, sama dengan smartwatch pada umumnya sehingga gue mesti jaga dengan baik kabelnya dirumah. Sepertinya belum ada yang menjual kabel charge nya secara terpisah.

Developer App Pebble juga mulai serius menggarap aplikasi untuk bisa berjalan dengan Pebble. Defaultnya, Pebble mampu menjadi pemutar musik yang diputar di smartphone. Untuk aplikasi running, bisa dengan RunKeeper dan Runtastic. Pebble ini juga serius dalam menggarap firmware 2 terbarunya yang saat ini masih beta. Dengan firmware Pebble 2.0 beta, kita bisa menginstall LetsMuv. Sebuah aplikasi keren yang bisa bersaing dengan FitBit.

Dengan harga yang sangat valuable, Pebble sangat direkomendasikan sebagai pasangan ideal pengguna iPhone terutama iOS7. Karena dengan iOS6 maka notification belum terlalu banyak yang bisa dipush. Namun harus siap-siap, karena jika terlalu sering menerima notification getar, maka baterenya akan semakin boros. Namun lewat 2 hari untuk pemakaian sangat aktif rasanya masih bisa diterima.

8
Patut Dicoba

Good Things

  • Harga cukup terjangkau
  • Tahan Air sampai 5ATM
  • Notifikasi getar
  • Dukungan developer aplikasi sangat banyak

Bad Things

  • Plastic look, disarankan pilih warna JetBlack
  • Memori aplikasi terbatas; harus remove watchface
  • Belum layar sentuh

The Breakdown


Desain
7
Fitur
8
Harga
9




There are no comments

Add yours